G84ZfvXDavQthZPop1Ug7Yfm86ah7XVSYx5hlMli

Terbukti Bersalah, Adnan Oktar alias Harun Yahya Divonis 1075 Tahun Penjara

Tehingkok.com - Karena terbukti melakukan kekerasan dan pelecehan seksual terhadap orang di bawah umur, selain itu dia juga terbukti melakukan penipuan dan mencoba memata-matai pemerintah dalam hal politik dan militer. Hakim pada pengadilan Turki telah menjatuhkan hukuman penjara Seribu Tujuh Puluh Lima tahun kepada penceramah Muslim, Adnan Oktar alias Harun Yahya (64), Senin (11/Januari/2021), amar putusan hakim menyatakan menjatuhkan vonis 1.075 tahun penjara.

Gambar Penceramah Turki, Adnan Oktar alias Harun Yahya (tengah) ketika ditangkap oleh anggota kepolisian setempat. Picture by (AFP/DOGAN NEWS AGENCY)

Dalam kasus yang melibatkan Oktar, aparat penegak hukum Turki menangkap 236 tersangka yang diadili. Sebanyak 78 di antaranya ditahan. Selama sidang, hakim, jaksa serta terdakwa mendengarkan sejumlah kesaksian korban yang mengalami kekerasan dan pelecehan seksual yang dilakukan oleh Oktar.

Seorang saksi korban berinisial CC mengaku dia dan sejumlah perempuan lain kerap diperkosa dan dilecehkan oleh Oktar.
Menurut pengakuan CC, Oktar memaksa sejumlah perempuan yang dia perkosa untuk meminum pil kontrasepsi.
Polisi juga menemukan 69 ribu pil KB di kediaman Oktar. Dia berdalih pil itu digunakan untuk mengobati kelainan di kulit dan menstruasi.

Oktar membantah dia mempunyai hubungan dengan pemuka agama Muslim, Fethullah Gulen, yang saat ini menjadi buronan pemerintah Turki karena dianggap sebagai dalang upaya kudeta pada 2016. Gulen saat ini bermukim di Amerika Serikat.
Oktar mengakui di depan hakim dia mempunyai seribu orang kekasih.

"Saya mencurahkan banyak cinta untuk perempuan. Cinta adalah kualitas seorang manusia. Cinta membuktikan kualitas seorang Muslim," kata Oktar dalam sidang pada Oktober 2020 silam.

Oktar pertama kali mencuri perhatian masyarakat pada 1990-an karena menjadi pemimpin sebuah sekte yang kemudian terkait dengan sejumlah kasus skandal seks.
Dia lantas menulis buku 'Atlas Penciptaan' dengan nama pena Harun Yahya, untuk menyangkal Teori Evolusi Charles Darwin. Nama pena itu adalah gabungan dari dua nama nabi, Yakni Nabi Harun dan Nabi Yahya.

Oktar lantas meluncurkan stasiun televisi miliknya, A9, pada 2011. Dalam seluruh kegiatan dan ceramahnya, dia selalu dikelilingi oleh sejumlah perempuan yang menari-nari.
Tayangan ceramahnya di stasiun televisi itu lantas mengundang kecaman dari para pemuka agama Islam di Turki.

Sumber Ref: afn&cnn
Baca Juga
riyanhero
Reporter of Tehingkok.com

YANG BIKIN SENYUM

1 komentar

  1. 1075th, Itu Bukan Waktu Yang Sebentar..

    Dan Vonis Yang Super Duper Pantastik..

    Mantap..
    Good Vonis.

    BalasHapus
Bersyukur Adalah Cara Terbaik Dalam Menjalani Hidup, Karena Dengan Bersyukur Semua Beban Akan Menghilang.